Dakkhinā Vibhanga Suttaṃ
Begitulah yang saya dengar : Pada suatu waktu Sang Buddha sedang tinggal di tengah Suku Sakya di Vihāra Nigrodha dekat Kapilavatthu. Kemudian Mahāpajapati Gotami membawa seperangkat jubah baru, mendekati Sang Buddha, setelah mendekati dan memberi salam kepada Sang Buddha, ia duduk di kejauhan dengan sikap penuh hormat. Sambil duduk dengan sikap penuh hormat, Mahāpajapati Gotami berkata demikian kepada Sang Buddha : “Yang Mulia Guru; seperangkat jubah ini dipotong dan ditenun oleh saya khusus untuk Yang Mulia; Yang Mulia Guru, sudikah Yang Mulia berkenan menerima seperangkat jubah baru ini dari saya.
Setelah mendengar perkataan ini, Sang Buddha berkata demikian kepada Mahāpajapati Gotami :
“Berikanlah seperangkat jubah baru itu kepada Sangha, Gotami. Seandainya kamu memberikan seperangkat jubah baru itu kepada Sangha, saya akan menghormatinya dan begitu juga dengan Sangha.” Dan untuk ke dua kalinya … Dan untuk ke tiga kalinya Sang Buddha berkata demikian kepada Mahāpajapati Gotami : “Berikanlah seperangkat jubah baru itu kepada Sangha, Gotami. Seandainya kamu memberikan seperangkat jubah baru kepada Sangha saya akan menghormatinya dan begitu juga dengan Sangha.”
Adapun, Ananda, ada empat belas jenis dana yang bertingkat yang dapat dilakukan oleh orang (pribadi) yaitu:
Samma Sambuddha
Pacceka Buddha
Arahata (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Arahata (magga)
Anagami (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Anagami (magga)
Sakadagami (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Sakadagami (magga)
Sotapanna (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Sotapanna (magga)
Orang non-buddhis yang telah melenyapkan nafsu “kesenangan inderawi”
Orang biasa (awam) yang bermoral (memiliki kesusilaan)
Orang biasa (awam) yang tidak bermoral
Binatang / hewan
Dalam hal ini, Ananda, ketika dana diberikan kepada binatang, adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seratus kali, ketika dana diberikan kepada orang yang memiliki kebiasaan moral yang buruk, adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seribu kali. Ketika dana diberikan kepada orang yang memiliki kebiasaan moral yang baik, adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seratus ribu kali. Ketika dana diberikan kepada ia yang sudah lepas atau tanpa kesenangan indrawi , adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seratus ribu kali sepuluh milion. Ketika dana itu diberikan kepada ia yang sudah mencapai buah dari pemenang arus (Sottapati Phāla), adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan yang tak dapat diperhitungkan dan tak dapat diukur.
Ananda, ada tujuh macam dana untuk sangha yaitu:
Sangha Bikkhu dan bikkhuni saat Sang Buddha menjadi pemimpin
Sangha Bikkhu dan Bikkhuni setelah Sang Buddha parinibbana
Sangha Bikkhu
Sangha Bikkhuni
Sangha yang terdiri dari para Bikkhu dan Bikkhuni dalam jumlah terbatas
Sangha yang terdiri dari para Bikkhu dalam jumlah terbatas
Sangha yang terdiri dari para Bikkhuni dalam jumlah terbatas
Tetapi, Ananda, pada masa yang akan datang, ada beberapa dari Suku Aria, yang mengenakan jubah kuning, yang memiliki moral yang buruk dan karakter yang tidak baik, dan dana yang akan diberikan kepada Sangha, khususnya untuk mereka yang memiliki moral yang buruk. Tetapi , Ananda, saya katakan bahwa dana kepada Sangha yang tidak terhitung dan tidak diukur lebih baik untuk pemberian dana bertingkat untuk orang-orang yang memiliki hasil yang besar dibandingkan dana untuk Sangha.
Ada empat penyucian karena dana, yaitu:
Dana yang disucikan oleh pemberi tetapi bukan oleh penerima
Dana yang disucikan oleh penerima tetapi bukan oleh pemberi
Dana yang tidak disucikan oleh pemberi maupun penerima
Dana yang disucikan oleh pemberi dan penerima
Setelah Sang Buddha berkata, Yang Sempurna selesai mengatakan demikian, Yang Mulia Guru berkata lebih lanjut :
Siapa, yang bermoral baik, berdana bagi yang bermoral buruk
Dana didapat dengan benar, pikiran yang menyenangkan
Sungguh percaya akan hasil guna dari kamma
Inilah dana yang disucikan oleh pemberi.
Siapa, yang bermoral buruk, berdana bagi yang bermoral baik
Dana tidak didapat dengan benar, pikiran tidak menyenangkan
Tidak percaya akan hasil guna dari kamma
Inilah dana yang disucikan oleh penerima.
Siapa, yang bermoral buruk, berdana bagi yang bermoral buruk
Dana tidak didapat dengan benar, pikiran tidak menyenangkan
Tidak percaya akan hasil guna dari kamma
Inilah dana yang tidak disucikan oleh mereka.
Siapa, yang bermoral baik, berdana kepada yang bermoral baik
Dana didapat dengan benar, pikiran yang menyenangkan
Sungguh percaya akan hasil guna dari kamma
Saya nyatakan dana ini berlimpah hasilnya.
Siapa, yang tak melekat, berdana bagi yang tak melekat
Dana didapat dengan benar, pikiran yang menyenangkan
Sungguh percaya akan buah yang dihasilkan dari kamma
Saya nyatakan dana ini berlipat ganda.
Setelah mendengar perkataan ini, Sang Buddha berkata demikian kepada Mahāpajapati Gotami :
“Berikanlah seperangkat jubah baru itu kepada Sangha, Gotami. Seandainya kamu memberikan seperangkat jubah baru itu kepada Sangha, saya akan menghormatinya dan begitu juga dengan Sangha.” Dan untuk ke dua kalinya … Dan untuk ke tiga kalinya Sang Buddha berkata demikian kepada Mahāpajapati Gotami : “Berikanlah seperangkat jubah baru itu kepada Sangha, Gotami. Seandainya kamu memberikan seperangkat jubah baru kepada Sangha saya akan menghormatinya dan begitu juga dengan Sangha.”
Adapun, Ananda, ada empat belas jenis dana yang bertingkat yang dapat dilakukan oleh orang (pribadi) yaitu:
Samma Sambuddha
Pacceka Buddha
Arahata (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Arahata (magga)
Anagami (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Anagami (magga)
Sakadagami (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Sakadagami (magga)
Sotapanna (phala)
Mereka yang berpraktik untuk meraih Sotapanna (magga)
Orang non-buddhis yang telah melenyapkan nafsu “kesenangan inderawi”
Orang biasa (awam) yang bermoral (memiliki kesusilaan)
Orang biasa (awam) yang tidak bermoral
Binatang / hewan
Dalam hal ini, Ananda, ketika dana diberikan kepada binatang, adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seratus kali, ketika dana diberikan kepada orang yang memiliki kebiasaan moral yang buruk, adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seribu kali. Ketika dana diberikan kepada orang yang memiliki kebiasaan moral yang baik, adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seratus ribu kali. Ketika dana diberikan kepada ia yang sudah lepas atau tanpa kesenangan indrawi , adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan seratus ribu kali sepuluh milion. Ketika dana itu diberikan kepada ia yang sudah mencapai buah dari pemenang arus (Sottapati Phāla), adalah diharapkan dana itu akan menghasilkan keuntungan yang tak dapat diperhitungkan dan tak dapat diukur.
Ananda, ada tujuh macam dana untuk sangha yaitu:
Sangha Bikkhu dan bikkhuni saat Sang Buddha menjadi pemimpin
Sangha Bikkhu dan Bikkhuni setelah Sang Buddha parinibbana
Sangha Bikkhu
Sangha Bikkhuni
Sangha yang terdiri dari para Bikkhu dan Bikkhuni dalam jumlah terbatas
Sangha yang terdiri dari para Bikkhu dalam jumlah terbatas
Sangha yang terdiri dari para Bikkhuni dalam jumlah terbatas
Tetapi, Ananda, pada masa yang akan datang, ada beberapa dari Suku Aria, yang mengenakan jubah kuning, yang memiliki moral yang buruk dan karakter yang tidak baik, dan dana yang akan diberikan kepada Sangha, khususnya untuk mereka yang memiliki moral yang buruk. Tetapi , Ananda, saya katakan bahwa dana kepada Sangha yang tidak terhitung dan tidak diukur lebih baik untuk pemberian dana bertingkat untuk orang-orang yang memiliki hasil yang besar dibandingkan dana untuk Sangha.
Ada empat penyucian karena dana, yaitu:
Dana yang disucikan oleh pemberi tetapi bukan oleh penerima
Dana yang disucikan oleh penerima tetapi bukan oleh pemberi
Dana yang tidak disucikan oleh pemberi maupun penerima
Dana yang disucikan oleh pemberi dan penerima
Setelah Sang Buddha berkata, Yang Sempurna selesai mengatakan demikian, Yang Mulia Guru berkata lebih lanjut :
Siapa, yang bermoral baik, berdana bagi yang bermoral buruk
Dana didapat dengan benar, pikiran yang menyenangkan
Sungguh percaya akan hasil guna dari kamma
Inilah dana yang disucikan oleh pemberi.
Siapa, yang bermoral buruk, berdana bagi yang bermoral baik
Dana tidak didapat dengan benar, pikiran tidak menyenangkan
Tidak percaya akan hasil guna dari kamma
Inilah dana yang disucikan oleh penerima.
Siapa, yang bermoral buruk, berdana bagi yang bermoral buruk
Dana tidak didapat dengan benar, pikiran tidak menyenangkan
Tidak percaya akan hasil guna dari kamma
Inilah dana yang tidak disucikan oleh mereka.
Siapa, yang bermoral baik, berdana kepada yang bermoral baik
Dana didapat dengan benar, pikiran yang menyenangkan
Sungguh percaya akan hasil guna dari kamma
Saya nyatakan dana ini berlimpah hasilnya.
Siapa, yang tak melekat, berdana bagi yang tak melekat
Dana didapat dengan benar, pikiran yang menyenangkan
Sungguh percaya akan buah yang dihasilkan dari kamma
Saya nyatakan dana ini berlipat ganda.
Kritik dan Saran, Hubungi : cs@sariputta.com