Tunduk pada Māra, dan seterusnya.

Māradhamma (SN 23.24-34)

… “Rādha, engkau harus melepaskan keinginan, engkau harus melepaskan nafsu, engkau harus melepaskan keinginan dan nafsu, terhadap apa pun yang tunduk pada Māra … … terhadap apa pun yang tidak kekal … terhadap apa pun yang bersifat tidak kekal … terhadap apa pun yang merupakan penderitaan … terhadap apa pun yang bersifat menyakitkan ... terhadap apa pun yang bukan-diri … terhadap apa pun yang bersifat tanpa-diri ... terhadap apa pun yang tunduk pada kehancuran … terhadap apa pun yang tunduk pada kelenyapan … terhadap apa pun yang tunduk pada kemunculan … terhadap apa pun yang tunduk pada penghentian. Dan apakah, Rādha, yang tunduk pada penghentian? Bentuk tunduk pada penghentian. Perasaan … Persepsi … Bentukan-bentukan kehendak … Kesadaran tunduk pada penghentian. Dengan melihat demikian … Ia memahami: ‘ … tidak ada lagi penjelmaan dalam kondisi makhluk apa pun.’”

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com