Tali

Vālarajju (SN 17.29)

Di Sāvatthī. “Para bhikkhu, sungguh menakutkan perolehan, kehormatan, dan pujian itu … Perolehan, kehormatan, dan pujian memotong menembus kulit luar, kemudian menembus kulit dalam, kemudian menembus daging, kemudian menembus urat, kemudian menembus tulang. Setelah menembus tulang, ia langsung ke sumsum. Misalnya, para bhikkhu, seorang kuat mengikat kaki seseorang dengan tali yang terbuat dari ekor kuda yang kuat dan menariknya kuat-kuat. Tali itu akan memotong menembus kulit luar, kemudian menembus kulit dalam, kemudian menembus daging, kemudian menembus urat, kemudian menembus tulang. Setelah menembus tulang, ia langsung ke sumsum. Demikian pula, para bhikkhu, perolehan, kehormatan, dan pujian memotong menembus kulit luar … ia langsung ke sumsum. Sungguh menakutkan, para bhikkhu, perolehan, kehormatan, dan pujian itu … Demikianlah kalian harus berlatih.”

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com