Sariputta | Suttapitaka | Bagaimana Raja dan Bhikkhu Mendiskusikan Sariputta

Bagaimana Raja dan Bhikkhu Mendiskusikan

Vīmaṃsanapañha (Mil 3.1 3)

Kemudian raja berkata, “Yang Mulia, maukah Anda berdiskusi denganku lagi?”

“Jika baginda ingin berdiskusi sebagai orang terpelajar, ya; tetapi jika baginda ingin berdiskusi sebagai raja, tidak.”

“Bagaimana orang terpelajar berdiskusi?”

“Bila orang terpelajar berdiskusi akan ada kesimpulan, dan ada penyelesaian kekusutan; yang salah ditunjukkan kesalahannya dan dia mengakui kesalahannya tanpa marah.”

“Dan bagaimana raja berdiskusi?”

“Bila raja mendiskusikan suatu masalah dan beliau mengemukakan suatu pandangan, jika ada yang berbeda pendapat dengan raja maka raja akan menghukum orang itu.”

“Baik, kalau begitu sebagai orang terpelajarlah aku akan berdiskusi. Silakan Yang Mulia berbicara tanpa takut.”

“Dengan senang hati, baginda.”

“Nagasena, aku akan bertanya”, kata raja.

“Bertanyalah, baginda.”

“Aku telah bertanya, Yang Mulia.”

“Kalau demikian saya telah menjawab.”

“Apa yang telah Anda jawab?”

“Apa yang telah baginda tanyakan?”

Raja berpikir, “Bhikkhu ini benar-benar seorang terpelajar yang hebat, dia cukup mampu mendiskusikan apa pun juga denganku.” Maka sang raja menyuruh Devamantiya, menterinya, untuk mengundang Nagasena ke istana bersama dengan banyak bhikkhu lain. Raja lalu pergi dengan bergumam: “Nagasena, Nagasena.”

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com