Sariputta | Suttapitaka | Keragaman Persepsi Sariputta

Keragaman Persepsi

Pariyesanānānatta (SN 14.7)

Di Sāvatthī. “Para bhikkhu, dengan bergantung pada keragaman unsur maka muncul keragaman persepsi; dengan bergantung pada keragaman persepsi maka muncul keragaman kehendak; dengan bergantung pada keragaman kehendak maka muncul keragaman keinginan; dengan bergantung pada keragaman keinginan maka muncul keragaman nafsu; dengan bergantung pada keragaman nafsu maka muncul keragaman pencarian.

“Dan apakah, para bhikkhu, keragaman unsur? Unsur bentuk … unsur fenomena pikiran. Ini, para bhikkhu, disebut keragaman unsur.

“Dan bagaimanakah, para bhikkhu, bahwa dengan bergantung pada keragaman unsur maka muncul keragaman persepsi … bahwa dengan bergantung pada keragaman nafsu maka muncul keragaman pencarian?

“Dengan bergantung pada unsur bentuk maka muncul persepsi bentuk; dengan bergantung pada persepsi bentuk maka muncul kehendak sehubungan dengan bentuk; dengan bergantung pada kehendak sehubungan dengan bentuk maka muncul keinginan pada bentuk; dengan bergantung pada keinginan pada bentuk maka muncul nafsu pada bentuk; dengan bergantung pada nafsu pada bentuk maka muncul pencarian bentuk …

“Dengan bergantung pada unsur fenomena-pikiran maka muncul persepsi fenomena pikiran; dengan bergantung pada persepsi fenomena pikiran maka muncul kehendak sehubungan dengan fenomena pikiran; dengan bergantung pada kehendak sehubungan dengan fenomena pikiran maka muncul keinginan pada fenomena pikiran; dengan bergantung pada keinginan pada fenomena pikiran maka muncul nafsu pada fenomena pikiran; dengan bergantung pada nafsu pada fenomena pikiran maka muncul pencarian fenomena pikiran.

“Demikianlah, para bhikkhu, bahwa dengan bergantung pada keragaman unsur maka muncul keragaman persepsi … bahwa dengan bergantung pada keragaman nafsu maka muncul keragaman pencarian.”

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com