Kappa

Kappa­māṇava­pucchā (Snp 5.11)

‘Yang Mulia,’ kata Kappa, ‘ada orang-orang yang terjebak di tengah arus dalam teror dan ketakutan akan derasnya sungai dumadi, dan kematian serta kelapukan menguasai mereka. Untuk kepentingan mereka, Yang Mulia, beritahukanlah di mana dapat ditemukan sebuah pulau, beritahukanlah di mana ada tanah kokoh yang berada di luar jangkauan segala penderitaan ini.’
‘Kappa,’ kata Sang Buddha, ‘demi kepentingan orang-orang yang terjebak di tengah-tengah sungai dumadi, yang dikuasai oleh kematian dan kelapukan, akan kuberitahu di mana dapat ditemukan tanah yang kokoh.
Ada sebuah pulau, pulau yang tidak dapat kamu lampaui. Itu adalah tempat tanpa-apa pun, tempat tanpa-kepemilikan dan tanpa-kemelekatan. Itu adalah akhir total dari kematian dan kelapukan. Itulah sebabnya kusebut Nibbana [yang padam, yang dingin].
Ada orang-orang yang waspada dan penuh perhatian sehingga telah mewujudkan hal ini, serta sepenuhnya padam di sini dan kini. Mereka tidak menjadi budak yang bekerja untuk Mara, untuk kematian; mereka tidak dapat terjatuh ke dalam kekuasaannya.’

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com