Jalan Pasti Kebenaran (3)

Sammattaniyāma 3 (AN 5.153)

“Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas, bahkan selagi mendengarkan Dhamma sejati seseorang tidak mampu memasuki jalan pasti [yang terdapat dalam] kebenaran dalam kualitas-kualitas bermanfaat. Apakah lima ini? (1) Ia mendengarkan Dhamma sebagai seorang pencela yang dikuasai oleh celaan; (2) ia mendengarkan Dhamma dengan niat untuk mengkritiknya, mencari kesalahan-kesalahan; (3) ia berwatak buruk terhadap gurunya, berniat untuk menyerangnya; (4) ia tidak bijaksana, bodoh, tumpul; (5) ia membayangkan bahwa ia telah memahami apa yang belum ia pahami. Dengan memiliki kelima kualitas ini, bahkan selagi mendengarkan Dhamma sejati seseorang tidak mampu memasuki jalan pasti [yang terdapat dalam] kebenaran dalam kualitas-kualitas bermanfaat.
“Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas, selagi mendengarkan Dhamma sejati seseorang mampu memasuki jalan pasti [yang terdapat dalam] kebenaran dalam kualitas-kualitas bermanfaat. Apakah lima ini? (1) Ia tidak mendengarkan Dhamma sebagai seorang pencela yang dikuasai oleh celaan; (2) ia mendengarkan Dhamma tanpa niat untuk mengkritiknya, bukan sebagai seorang yang mencari kesalahan-kesalahan; (3) ia tidak berwatak buruk terhadap gurunya dan tidak berniat untuk menyerangnya; (4) ia bijaksana, cerdas, cerdik; (5) ia tidak membayangkan bahwa ia telah memahami apa yang belum ia pahami. Dengan memiliki kelima kualitas ini, selagi mendengarkan Dhamma sejati seseorang mampu memasuki jalan pasti [yang terdapat dalam] kebenaran dalam kualitas-kualitas bermanfaat.”

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com