Sariputta | Suttapitaka | Kesempurnaan dalam Moralitas, dan seterusnya Sariputta

Kesempurnaan dalam Moralitas, dan seterusnya

Sīla 2 (SN 45.57)

“Para bhikkhu, ini adalah pelopor dan perintis terbitnya matahari, yaitu, fajar. Demikian pula, para bhikkhu, bagi seorang bhikkhu, ini adalah pelopor dan perintis bagi munculnya Jalan Mulia Berunsur Delapan, yaitu, kesempurnaan dalam moralitas … … kesempurnaan dalam keinginan … kesempurnaan dalam diri … kesempurnaan dalam pandangan … kesempurnaan dalam ketekunan … kesempurnaan dalam perhatian seksama. Ketika seorang bhikkhu sempurna dalam perhatian seksama, maka dapat diharapkan bahwa ia akan mengembangkan dan melatih Jalan Mulia Berunsur Delapan ini.

“Dan bagaimanakah seorang bhikkhu yang sempurna dalam perhatian seksama, mengembangkan dan melatih Jalan Mulia Berunsur Delapan? Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan pandangan benar, dengan lenyapnya nafsu, lenyapnya kebencian, lenyapnya delusi sebagai tujuan akhirnya … Ia mengembangkan konsentrasi benar, dengan lenyapnya nafsu, lenyapnya kebencian, lenyapnya delusi sebagai tujuan akhirnya. Dengan cara demikianlah, para bhikkhu, bahwa seorang bhikkhu yang sempurna dalam perhatian seksama, mengembangkan dan melatih Jalan Mulia Berunsur Delapan.”

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com