Sariputta | Suttapitaka | Landasan Kekosongan Sariputta

Landasan Kekosongan

Ākiñcaññ­āyatana (SN 40.7)

… “Di sini, teman-teman, sewaktu aku sedang sendirian dalam keterasingan, sebuah perenungan muncul dalam diriku: ‘Dikatakan, “landasan kekosongan, landasan kekosongan.” Apakah landasan kekosongan itu?’

“Kemudian, teman-teman, aku berpikir: ‘Di sini, dengan sepenuhnya melampaui landasan kesadaran tanpa batas, menyadari bahwa “tidak ada apa-apa,” seorang bhikkhu masuk dan berdiam dalam landasan kekosongan. Ini disebut landasan kekosongan.’

“Kemudian, teman-teman, dengan sepenuhnya melampaui landasan kesadaran tanpa batas, menyadari bahwa ‘tidak ada apa-apa,’ aku masuk dan berdiam dalam landasan kekosongan. Sewaktu aku berdiam di sana, persepsi dan perhatian yang disertai oleh landasan kesadaran tanpa batas menyerangku.

“Kemudian, teman-teman, Sang Bhagavā mendatangiku dengan mengerahkan kekuatan spiritualNya dan berkata: ‘Moggallāna, Moggallāna, jangan lengah, brahmana, sehubungan dengan landasan kekosongan. Kokohkan pikiranmu dalam landasan kekosongan, pusatkan pikiranmu dalam landasan kekosongan, konsentrasikan pikiranmu dalam landasan kekosongan.’ Kemudian, pada kesempatan lainnya, dengan sepenuhnya melampaui landasan kesadaran tanpa batas, menyadari bahwa ‘tidak ada apa-apa,’ aku masuk dan berdiam dalam landasan kekosongan.

“Jika, teman-teman, seorang yang berkata benar dapat mengatakan mengenai seseorang: ‘Ia adalah seorang siswa yang mencapai kemuliaan pengetahuan langsung dengan bantuan Sang Guru,’ adalah aku yang dikatakan oleh seorang yang berkata benar itu.”

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com