Ratana Sutta
Dengan merenungkan semua sifat baik Buddha, dimulai dari waktu Ia bertekad untuk mencapai Ke-Buddha-an; ketiga puluh latihan kesempurnaanNya yang terdiri dari sepuluh kesempurnaan yang biasa; sepuluh kesempurnaan yang menengah; dan sepuluh kesempurnaan yang tertinggi, lima pengorbanan; tiga cara latihan yang terdiri dari latihan untuk mensejahterakan dunia, mensejahterakan kerabat, dan untuk mencapai ke-Buddha-an, dan dalam kehidupan terakhirNya, mengambil pembuahan di janin ibuNya, KelahiranNya, pelepasan, berlatih kesederhanaan, mengalahkan Mara di bawah pohon Bodhi, merealisasi keabadian, memutar roda kebenaran dan kesembilan tingkatan adiduniawi. Yang Mulia Ananda, sang sesepuh dengan kasih sayangnya melantunkan syair perlindungan Ratana Sutta, sepanjang tiga waktu jaga malam, berkeliling sepanjang tembok yang mengelilingi kota Vesali. Oh, orang-orang yang baik, marilah kita melantunkan syair Ratana Sutta ini, dimana Kekuatan Paritta perlindungan ini diterima oleh para Dewa dari miliayaran alam semesta, dan dengan cepat menghilangkan tiga jenis bahaya yang sedang mengancam kota vesali, yaitu; wabah penyakit, serangan makhluk halus dan kelaparan. Makhluk apa pun juga yang berkumpul di sini Baik yang dari dunia, mau pun dari ruang angkasa Berbahagialah! Perhatikanlah apa yang disabdakan.
Maka itu, duhai para makhluk, perhatikanlah Perlakukanlah umat manusia dengan cinta kasih Lindungilah mereka dengan tekun, sebagaimana mereka Mempersembahkan sesajian kepadamu siang dan malam.
Harta apa pun juga yang terdapat di sini atau di alam-alam lain Atau mustika tak ternilai apa pun juga di alam-alam surga Satu pun tiada yang menyamai Sang Tathāgata Sesungguhnya, pada Sang Buddha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Pemusnahan nafsu, bebas dari nafsu, bebas dari kematian Yang telah dicapai oleh Sang Sakya-Muni Dengan Samādhi benar, tiada apa pun yang dapat menyamai-Nya; Sesungguhnya, dalam Dhamma terdapat mustika tak ternilai ini. Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Meditasi benar yang dipuji oleh Sang Buddha Samādhi yang dapat memberikan hasil baik Tiada satu pun yang dapat menyamai Samādhi ini Sesungguhnya, dalam Dhamma terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Delapan Makhluk Suci yang dipuji oleh para bijaksana Merupakan empat pasang Makhluk Suci Siswa-Siswa Sang Sugata ini berharga untuk diberi persembahan; Apa yang dipersembahkan kepada mereka, menghasilkan pahala-pahala besar; Sesungguhnya, dalam Sangha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Mereka itu, yang bebas dari nafsu-nafsu, telah melaksanakan dengan tekad teguh Ajaran Sang Buddha Gotama; Telah mencapai apa yang harus dicapai Telah memperoleh kebebasan dari kematian Mereka menikmati ketentraman yang tak ternilai Sesungguhnya, dalam Sangha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Bagaikan sebuah menara pintu kota beralas kokoh kuat Tak tergoyahkan oleh angin dari empat penjuru Demikianlah, kami menamakan orang bijaksana yang telah menembus Empat Kebenaran Ariya; Sesungguhnya, dalam Sangha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Mereka yang telah menembus Empat Kebenaran Ariya Yang dibabarkan dengan jelas oleh Yang Maha Bijaksana Sekali pun terkena godaan, mereka tidak akan lahir lagi sampai delapan kali; Sesungguhnya, dalam Sangha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Tiga belenggu dipatahkan oleh yang memiliki Pandangan Benar, yakni: Sakkāya-Diṭṭhi (kepercayaan takhayul, tentang adanya diri), Vicikiccha (keraguan) dan Sīlabbataparamasa (kepercayaan takhayul, bahwa upacara sembahyang dapat membebaskan manusia); Ia telah bebas dari empat alam yang menyedihkan Serta tak dapat melakukan enam kejahatan berat Sesungguhnya, dalam Sangha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Perbuatan salah apa pun juga yang dilakukan dengan tubuh, ucapan dan pikiran, tak dapat ia menyembunyikannya; Karena telah dikatakan bahwa perbuatan demikian Tak mungkin dilakukan oleh orang yang telah melihat Nibbāna Sesungguhnya, dalam Sangha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Bagaikan pohon dalam hutan yang berbunga pada awal musim panas; Demikian Agunglah Dhamma yang menuju Nibbāna Beliau telah membabarkan untuk kebahagiaan tertinggi Sesungguhnya, pada Sang Buddha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Yang Tanpa Banding, Yang Maha Tahu, Sang Pembimbing Yang Terbaik. Sang Pembawa Yang Terbaik telah membabarkan Dhamma Sesungguhnya, pada Sang Buddha terdapat mustika tak ternilai ini. Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Yang lampau telah musnah, tiada penjelmaan baru Pikiran mereka telah bebas dari kelahiran kembali Para bijaksana telah memusnahkan benih-benih penjelmaan mereka dan Nafsunya telah berakhir padam bagaikan lampu ini Sesungguhnya, dalam Sangha terdapat mustika tak ternilai ini; Demi kebenaran ini, semoga kita mendapat kebahagiaan.
Makhluk apa pun juga yang berada di sini, Baik dari dunia ini atau dari angkasa; Marilah bersama-sama kita menghormat Sang Buddha Sang Tathāgata, yang dipūjā oleh para dewa dan manusia, Semoga kita mendapat kebahagiaan.
Makhluk apa pun juga yang berada di sini, Baik dari dunia ini atau dari angkasa; Marilah bersama-sama kita menghormat Dhamma Sang Tathāgata, yang dipūjā oleh para dewa dan manusia, Semoga kita mendapat kebahagiaan.
Makhluk apa pun juga yang berada di sini, Baik dari dunia ini atau dari angkasa; Marilah bersama-sama kita menghormat Sangha Sang Tathāgata, yang dipūjā oleh para dewa dan manusia, Semoga kita mendapat kebahagiaan.