Sariputta | Metta (Cinta Kasih) Oleh Ajahn Brahm (Kutipan Buku Bear Meditation ) Sariputta

Metta (Cinta Kasih) Oleh Ajahn Brahm (Kutipan Buku Bear Meditation )

👁 1 View
2019-08-12 16:35:43

Pertanyaan :
Apa itu metta? Saya ini Pemula

Jawaban :

ini pertanyaan yang bagus sekali. Siapa pun yang menulis pertanyaan ini pasti sangat baik hati dan rupawan. Anda pasti sudah dekat dengan kecerahan.

Cara saya memperlakukan Anda ini disebut Metta. Metta adalah “cinta kasih”, metta adalah kepedulian, kewelasan, penerimaan, dan penghormatan. Ketika Anda memiliki metta terhadap seseorang, Anda menghargainya, Anda baik terhadapnya, Anda tidak langsung menghakiminya-meskipun ia tidur sampai mengorok keras pada tengah malam. Jika Anda memiliki cinta kasih terhadap orang lain, mereka tidak lagi menjadi masalah. Dengan cinta kasih terhadap diri sendiri, Anda tidak lagi menjadi masalah bagi diri sendiri. Dan saat Anda memiliki cinta kasih terhadap setiap momen, metta yang indah pada momen kini, Anda sedang di jalan tol menuju kecerahan‘ Jalannya menjadi begitu mudah.Salah satu alasan mengapa orang tidak tenteram adalah karena mereka tidak cukup bajik terhadap batin mereka sendiri.

Salah satu kisah metta kegemaran saya adalah mengenai salah satu bhikkhu hutan Thai yang terkenal. Ia sedang berkelana melewati hutan, ketika suatu sore, ia tiba di suatu desa. Ia mengatakan kepada kepala desa bahwa ia akan menginap di sana malam itu. Kepala desa sangat senang ada bhikkhu hutan yang datang ke sana. Ia mengatakan bahwa ia akan datang mengajak para penduduk desa untuk datang dan mendengar ceramah Dhamma dari bhikkhu itu malamnya, lalu memberi derma makan bhikkhu itu besok paginya. 
Lalu apa yang bhikkhu itu lakukan selama dua jam sebelum ceramah malam? Ia duduk di bawah pohon untuk bermeditasi. Namun beberapa menit kemudian, ia menyadari bahwa ia duduk di bawah pohon yang keliru: ada sarang semut besar di dekat sana. Semut pertama merayapi telapak kakinya, kemudian naik ke kakinya lalu menggigitnya. Aduh! Lalu semut kedua, lalu ketiga, lalu kesepuluh, dan kedua puluh, semua menggigitinya! Namun, ia bhikkhu yang tangguh, jadi ia tetap duduk di sana. 
Momen berikutnya yang ia sadari, ia sudah berdiri dan melarikan diri. Namun ia kemudian sadar, berhenti, dan berpikir, “Aku ini bhikkhu hutan. Aku semestinya tidak lari seperti ini.”

Ia berbalik. Ia melihat tempat ia duduk tadi kini padat dirayapi ribuan semut merah. Ia memutuskan untuk duduk tepat di tengah tengah semut itu. (Zaman sekarang tidak menghasilkan bhikkhu bhikkhu seperti ini lagi!) Saat ia duduk, mereka mulai merayapi dan menggigitinya lagi, namun kali ini ia mengubah objek meditasi nya dari napas menjadi metta, “Semoga semua makhluk bahagia dan sejahtera, terutama semut-semut merah ini. jika kalian benar-benar lapar, cicipi kedua lenganku dan santap sampai puas!” (Ia tidak benar-benar bilang begini-saya hanya mengarang-ngarang bagian ini.)

Setelah ia melakukan meditasi metta selama beberapa menit, semut-semut berhenti menggigitinya. Mereka masih merayapi dan mengusiknya, namun mereka telah berhenti menggigit. Beberapa menit kemudian ia mengalami sensasi mengagumkan ini: alih alih merayap naik, semut-semut itu merayap turun, sampai semut terakhir meninggalkan telapak kakinya. Yang dilakukannya hanya memberikan cinta kasih kepada semua makhluk. Itu adalah meditasi mendalam yang mengagumkan.

Setelah dua jam berlalu, ia mendengar penduduk desa datang. Namun mereka mengeluarkan suara-suara aneh, seolah-olah mereka menari. Ia membatin, “Adat di desa ini aneh-ketika mereka datang mengunjungi bhikkhu, mereka menari sepanjang jalan!” Ia kemudian menyadari mengapa mereka menari-mereka digigiti semut merah! Ia melihat sekumpulan besar semut merah di setiap tempat kecuali lingkaran selebar satu meter di sekelilingnya, yang membentuk seperti daerah netral antar-perbatasan dua negara. Ia menyadari bahwa semut-semut merah melindunginya!

Itulah betapa kuatnya meditasi cinta kasih, atau metta. Hewan-hewan rhenjagat dan melindungi Anda.

https://www.instagram.com/p/B0-GlmIAOH2/?igshid=is9bk1we1iux

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com