Sariputta | Mampu menjadi BERKAT ditengah masa Krisis Sariputta

Mampu menjadi BERKAT ditengah masa Krisis

👁 1 View
2018-03-21 09:01:17

Tijn Kolsteren
Seorang Anak Belanda
( umur 5 tahun),
pada tahun 2016 lalu
Tijn merasa tdk enak badan dan mual.
Suhu badannya naik mencapai 41 derajat.

Setelah ke dokter dan RS,
Tijn Di vonis menderita kanker ganas di otak nya.

Dokter mengatakan bahwa kemo bisa dilakukan untuk memperpanjang usianya 1 atau 2 thn.

Orang tua Tijn tentu saja merasa sedih.
Si pasien sendiri tetap saja cerah ceria.

Pada saat kemo yg pertama di RS
Tijn bertanya kepada dokter,Apakah banyak anak yg menderita spt dia?
Iya,.... kata dokter.

Di seluruh dunia ada saja anak2 kecil yg menderita spt dia,tetapi tdk semua anak bisa ke dokter.

?????.. tanda tanya muncul di benak nya.

Dokter menjelaskan, bahwa tidak setiap anak mempunyai orang tua kaya.

Di negara2 miskin banyak dari mereka yg menderita menunggu kematiannya.

Setiba di rumah,
Tijn bilang kpd ortu nya:
Papa, saya harus bekerja mencari uang untuk membantu anak anak yg sakit kanker otak .

Papa Tijn tertawa terharu dan tidak menggubris ucapan nya.

Besok nya,
Tijn ke sekolah ijin kepada ibu nya Ke sekolah dgn membawa kuteks, (cat kuku mamanya.)

Di kelas dia berusaha mencari dana dgn cara mengecat ke-10 jari teman2 dgn upah € 1 ( = Rp 15.000).
Dan Hasilnya dimasukan ke kotak roti yg besar.
semua dana nya akan disumbangkan utk anak anak yang tidak mampu yg menderita kangker otak .

Ternyata ....
teman temannya menyukai aksi ini.
Besoknya, murid murid kelas lain pun minta dicat kuku2 jari tangan mereka.

Singkat cerita, usaha nya mengumpulkan dana makin populair.
Orang Tua Tijn menjadi terharu.

Suatu hari, orang tua Tijn membuatkan rumah kaca di depan rumahnya (karena semangkin banyak yang datang ke rumah kecil mereka ).

Di rumah kaca ini, sepulang sekolah Tijn melakukan pengecatan kuku dengan kuteks.

TV terkenal di Belanda mendengar aksi ini dan mendokumentasikannya.

Sejak itu, Datanglah orang2 dari berbagai kota juga para selebritis untuk menyumbang uang Donasi.

Tetapi jangan lupa,
Tijn
baru berusia 5 thn dan
dalam kondisi sakit.

Para donatur tahu diri.
Banyak yg datang dan bilang: cat 1 jari saja ya, Nak,Ini uang € 100.
Bahkan para Selebriti dan pejabat2 yang datang
memberi € 1.000 untuk kutek 1 kuku jari mrk.

Bulan berganti bulan.
Mulai thn 2016 sampai bln Mei 2017,jumlah uang yg terkumpul sekitar

(jangan terkejut)

Jumlah nya =
€ 2.800.000

Luar biasa....
€ 2.800.000 × @ Rp 15.000.= 42 milyard

Saat ini, semua uang sdh di serahkan ke PALANG MERAH BELANDA.

Hal ini sesuai dgn keinginan Tijn:
"UANG INI SEMUANYA HRS DIBERIKAN KE ANAK2 MISKIN DI SELURUH DUNIA YG MENDERITA KANKER OTAK"

Pada tgl 8 Juli 2017, di pagi hari,*Tijn*meninggal dunia di rumah nya.

Tijn kolsteren
hanya mencapai usia 6 tahun tetapi
Namanya Dikenang orang sepanjang masa

Dengan usia nya yang singkat Tijn mampu membuat Hidupnya berarti

Mengingatkan kita semua
Mari mumpung masih ada Kesempatan Hidup.
kita bisa memberi dampak positif bagi orang orang disekitar kita.

Kita bisa berbagi Kebahagiaan dengan mereka mereka yg tidak seberuntung kita.

"Hidup ini bukan seberapa banyak kita dikenal orang ,tetapi seberapa banyak orang yang bisa kita Bahagiakan"

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com