Sariputta | Bahaya Mental Kerja Kaum Muda Saat Ini Sariputta

Bahaya Mental Kerja Kaum Muda Saat Ini

Master Cheng Yen

👁 1 View
2017-09-19 20:30:22

Generasi muda saat ini harus rajin dan bersemangat. Mereka tidak boleh takut dalam mengambil tugas dan tanggung jawab agar dapat mempelajari nilai-nilai kehidupan yang benar.

Beberapa tahun ini muncul fenomena dimana orang muda yang mampu bekerja, tetapi tidak mau mengkontribusikan dirinya bagi masyarakat. Masyarakat menjuluki mereka NEET (Not in Employment /Tidak Bekerja, Education or Training/ Tidak Sekolah atau Tidak Terlatih). Daripada bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka lebih memilih hidup dengan mengandalkan bantuan dari orang tua mereka. Mentalitas ini sungguh amat mencemaskan. Bukan hanya menjadi masalah bagi kaum muda sendiri, tetapi juga berdampak buruk kepada masyarakat.

Kini kaum muda lebih suka mendapatkan segala sesuatu dengan cara yang mudah. Ketika mereka mencari pekerjaan, yang ada dalam benak mereka bukan apa yang bisa diberikan kepada masyarakaat, tetapi mereka cenderung mencari pekerjaan yang mudah, berpenghasilan tinggi, dan jam kerja serta tanggung jawab yang ringan. Pekerjaan berat (kasar) yang termasuk kategori jenis pekerjaan rendah sama sekali tidak masuk dalam daftar pemikiran mereka.

Saat ini memang banyak lowongan untuk profesi yang penting, namun agar kehidupan di masyarakat dapat berjalan dengan baik, kita membutuhkan segala macam keterampilan dan profesi. Jika ada kekurangan dalam suatu pekerjaan atau pelayanan maka kehidupan manusia akan terganggu. Masyarakat akan merasakan akibatnya.

Contohnya adalah pekerjaan yang berhubungan dengan mesin. Keahlian dalam bidang mekanik adalah profesi yang tidak diminati oleh anak muda saat ini, tetapi itu sebenarnya merupakan pusat dari semua aktivitas ekonomi. Sedikit sekali orang yang bersedia bekerja sebagai mekanik, sehingga profesi ini mengalami kekosongan. Akibatnya kebutuhan masyarakat tidak dapat dipenuhi.

Kita menggunakan bermacam-macam mesin untuk membuat beragam produk guna mendukung kehidupan kita. Mesin-mesin tersebut membutuhkan perawatan. Bagian yang rusak perlu diperbaiki atau diganti. Karena bagian-bagian tersebut hanya dibuat berdasarkan pesanan, kini amat sulit untuk mencari orang di Taiwan yang mempunyai keahlian membuat pesanan tersebut. Akhirnya kita harus mempelajari keahlian tersebut dengan sendirinya. Pekerjaan membuat, mengoperasikan dan memperbaiki mesin-mesin sangatlah penting, karena pekerjaan tersebut membantu membuat aneka barang yang kita pakai setiap hari, seperti pakaian dan makanan. Karena mesin-mesin cukup berat dan besar, banyak tenaga dibutuhkan. Karena itu banyak orang yang tidak memilih jenis pekerjaan kasar tersebut. Ketika orang enggan melakukan pekerjaan penting seperti itu maka barang-barang kebutuhan kita yang diproduksi akan semakin berkurang. Kekurangan barang inilah yang akan membawa permasalahan  di masyarakat.

Meskipun banyak lowongan pekerjaan di bidang ini, kita justru melihat sekelompok anak muda hidup santai dan bermalas-malasan. Hal ini terus berkembang di masyarakat sehingga menjadi semakin rumit.  Terlebih hal ini juga dipengaruhi oleh media: TV, internet, dan godaan lainnya. Mereka tidak dapat memprioritaskan apa yang terpenting dalam hidupnya.  Bandingkan hal ini dengan generasi-genarasi sebelumnya. Generasi muda masa lalu lebih jelas dengan tujuan hidupnya. Mereka mengetahui sejak dini kalau hidup adalah untuk bekerja dan bersumbangsih bagi keluarga dan masyarakat. Mereka juga akan mulai membantu perekonomian keluarga pada saat mereka dewasa dan sudah bekerja.

Anak-anak zaman dulu rajin untuk menimba ilmu dan keterampilan dari orang yang ahli dan berpengalaman di bidangnya. Tidak peduli betapa sulitnya atau betapa lamanya waktu yang dibutuhkan, mereka rela belajar sampai menguasai keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan. Setelah mereka berhasil, mereka akan bekerja dan berkontribusi kepada keluarga mereka. Saat mereka berumah tangga, mereka sudah memiliki keterampilan dan peralatan yang mendukung untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Jika generasi muda tidak bekerja dan bersumbangsih kepada masyarakat maka masyarakat kita akan kehilangan orang-orang yang melaksanakan fungsi-fungi pekerjaan yang penting. Pabrik-pabrik akan gulung tikar karena tidak bisa lagi berproduksi dan melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Untuk mencegah hal ini terjadi maka generasi muda saat ini harus bangkit dan menentukan langkah mereka sendiri. Mereka tidak boleh gentar untuk mengambil pekerjaan yang berat, dan harus giat belajar untuk menambah ilmu dan keterampilan. Dengan berkontribusi melalui pekerjaan dan karyanya, mereka akan menambah arti bagi kehidupan mereka dan menjaga nilai-nilai kehidupan di masyarakat. 

Ceramah Dharma Master Cheng Yen

Diterjemahkan oleh Susy Grace Subiono

Penyelaras: Hadi Pranoto

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com