Pedagang Cairan Tinel

Tanya Jawab Bhikkhu Uttamo

👁 1 View
2017-09-20 16:10:16

Dari: Stevenson, Medan

Namo Buddhaya,
Saya mau tanya :
1. Jika kita memesan 10 liter air tinel dari distributor. Lalu kita menjualnya secara eceran.
Pasti air tersebut akan mengalami penyusutan. Jadi, jika kita tetap menjualnya dengan 1
botol 1 liter untuk dibagi 10 bukankah kita pasti rugi ? Tapi, jika kita membagi 10 dengan
per botolnya kurang dari 1 liter. Bukankah ini termasuk pencurian ?
2. Jika kita minum minuman 0 % alkohol akan tetapi dengan rasa seperti minuman keras
lainnya. Apakah ini termasuk pelanggaran sila ke 5 ?
Terima kasih Bhante.

Jawaban:
1. Masalah yang dipertanyakan di atas selalu menjadi dilema untuk para pedagang cairan
yang mudah menguap.
Namun, pada umumnya, karena sifat cairan yang mudah menguap ini telah dimengerti
bersama, maka harga jual yang ditentukan sudah ditoleransi dengan nilai penguapannya.
Dengan demikian, sebaiknya penjualan satu botol tetap berisi satu liter cairan tersebut.
Tentu saja penjualan dengan cara demikian akan mengurangi keuntungan yang
seharusnya diterima. Namun, tindakan tersebut dapat menghindari pencurian yang
merupakan pelanggaran sila kedua dari Pancasila Buddhis.
2. Dalam sila kelima Pancasila Buddhis disebutkan tentang minuman beragi dan
beralkohol yang dapat menghilangkan kesadaran serta menimbulkan ketagihan.
Oleh karena itu, kalau minuman yang dimaksud tidak termasuk minuman beragi atau
beralkohol, walaupun memiliki rasa seperti minuman keras, seseorang yang
meminumnya tidak termasuk melanggar sila kelima Pancasila Buddhis.
Semoga jawaban ini bermanfaat.
Salam metta,
B. Uttamo

Kritik dan saran,hubungi : cs@sariputta.com