Belajar Meneladani Ajaran Buddha 03

Tanya Jawab Seputar Belajar Meneladani Ajaran Buddha

👁 1 View
2017-09-18 11:07:30

Pertanyaan :

Anak muda melepaskan pekerjaannya, menitipkan anaknya pada ayahbundanya, sementara dirinya sendiri pergi melatih diri di vihara, apakah tindakan ini diperbolehkan?

Master Chin Kung Menjawab :

Ini harus melihat bagaimana keadaan rumah tangga dan seberapa jauh pengenalan anggota keluarga terhadap Buddha Dharma, barulah bisa ditentukan. Andaikata orang tua di rumahmu tidak merasa keberatan, dengan senang hati, maka ini diperbolehkan; sebaliknya jika orang tua di rumahmu tidak setuju, juga tidak senang, karena anda membuat masalah buatnya, maka ini tidak diperbolehkan.

Buddha mengajarkan semua makhluk bahwa hal yang utama adalah “berbakti pada ayahbunda”, maka itu keharmonisan keluarga adalah kewajiban utama sebagai seorang praktisi Ajaran Buddha. Jika sebagai seorang praktisi malah membuat rumahtangga jadi kacau dan tidak harmonis, meskipun menggunakan ketrampilan melatih diri apa saja juga sia-sia, karena keluarga tak harmonis, bagaimana mungkin bisa hidup harmonis dengan semua makhluk?

Pepatah berkata : “Keluarga harmonis segala urusan jadi lancar”, di dalam Ajaran Buddha ada sebuah pepatah : “Jika ingin Buddha Dharma maju pesat, hanya dengan sesama anggota Sangha saling memuji”, meskipun kita mempelajari pintu Dharma yang berbeda, beda aliran, seharusnya saling memberi pujian satu sama lainnya, saling menghormati, kerjasama, maka Buddha Dharma akan berkembang dengan pesat; jika saling bertentangan, fanatik, ini adalah melenyapkan Buddha Dharma, bukan memajukan Buddha Dharma.

 

Kritik dan saran,hubungi : [email protected]